HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

 


Menyelami Jantung Pengetahuan: Santri Kunjungi Perpustakaan H.B. Jassin Gorontalo

 


Kota Gorontalo - Suasana Gedung Perpustakaan Umum H.B. Jassin, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Provinsi Gorontalo diwarnai  semangat yang berbeda.

Puluhan santri dari PKBM Darul Quran Ash-Shafwah mengisi ruang-ruang hening dengan dinamika mereka, menjadikan kunjungan studi ini sebagai sebuah perjalanan menguak ‘jantung’ pengetahuan Gorontalo.

Kegiatan yang berlangsung Jumat (6/2/2026) itu bukan sekadar tur biasa, melainkan misi edukatif yang dirancang khusus untuk membuka cakrawala literasi bagi santri kelas X hingga XII. Dengan antusias, mereka menyelami lebih dalam peran vital perpustakaan.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Provinsi Gorontalo, Ridwan Hemeto, menegaskan esensi dari kunjungan santri dari PKBM Darul Quran Ash-Shafwah 

“Ini adalah langkah strategis untuk mendekatkan peserta didik dengan sumber ilmu, memperluas akses pembelajaran berkualitas di luar ruang kelas formal,” ujarnya.

Ia menyambut hangat sinergi positif antara pemerintah daerah melalui Disarpus dan lembaga pendidikan nonformal.

Kunjungan tersebut dirancang untuk meningkatkan mutu pelayanan pendidikan nonformal, mengubah paradigma perpustakaan dari sekadar tempat meminjam buku menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat yang aktif dan interaktif.

Para santri diajak berinteraksi langsung dengan koleksi dan layanan perpustakaan.

PKBM Darul Quran Ash-Shafwah berharap, dapat menanamkan budaya baca dan membentuk generasi muda Gorontalo yang memiliki wawasan global, berpikir kritis, serta terbuka.

Peran perpustakaan sebagai gudang informasi dan penjaga memori kearsipan daerah dipertunjukkan secara nyata, memberikan pemahaman bahwa literasi adalah fondasi kemajuan.

Kegiatan itu menjadi bukti konkret komitmen bersama dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Gorontalo yang unggul.

Dengan penguatan literasi sejak dini, diharapkan akan lahir generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya wawasan, mencintai ilmu, dan tangguh menghadapi tantangan zaman.