BNPB Pantau Pembangunan Huntara di Aceh Timur
April 15, 2026
Idi Rayeuk – Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat bersama personel Polsek Simpang Jernih memantau pembangunan hunian sementara (huntara) di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan huntara bagi warga terdampak banjir hidrometeorologi berjalan sesuai rencana serta memenuhi target penyelesaian.
Kapolsek Simpang Jernih Safwadinur mengatakan, monitoring juga bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama proses pembangunan berlangsung agar pekerjaan dapat berjalan lancar.
“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan sesuai rencana sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pengerjaan,” ujarnya.
Tim BNPB pusat yang turun langsung ke lokasi terdiri atas A. Pitoy selaku koordinator kecamatan, didampingi Didin dan Nauval sebagai staf. Kegiatan tersebut juga turut diikuti Zakaria dari BPBD Aceh Timur.
Dalam pemantauan itu, tim mengecek langsung sejumlah titik pembangunan huntara serta berkoordinasi dengan pihak pelaksana proyek guna memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga.
Berdasarkan data lapangan, pembangunan huntara di Desa Rantau Panjang mencapai 55 unit yang tersebar di 11 lokasi. Hingga saat ini, seluruh unit masih berada dalam tahap pengerjaan dan belum ditempati oleh warga terdampak banjir.
Pembangunan huntara ini diharapkan dapat segera selesai sehingga warga yang terdampak banjir hidrometeorologi memperoleh tempat tinggal sementara yang layak, aman, dan nyaman sambil menunggu proses pemulihan pascabencana secara menyeluruh.

