Gebyar Padel REI Merdeka 2026 di Makassar: 250 Pasangan Bertarung Berebut Rp150 Juta, Wali Kota Munafri Turun Tangan
MAKASSAR — Demam olahraga padel makin mewabah dan menahbiskan diri sebagai gaya hidup baru masyarakat urban Kota Makassar. Mengakomodasi euforia tersebut, Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) Sulawesi Selatan sukses menggebrak lewat ajang prestisius: Turnamen Padel REI Merdeka 2026.
Tak main-main, turnamen yang digelar dalam rangka merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini menyajikan total hadiah fantastis sebesar Rp150 juta.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung membuka perhelatan akbar ini pada Jumat (21/8/2026). Bertempat di lapangan kelas wahid, Ultra Padel X Heaven, Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Munafri menandai dimulainya kompetisi lewat pukulan servis pertama yang disambut riuh tepuk tangan ratusan pasang mata.
Tampak hadir di deretan kursi kehormatan sejumlah tokoh penting dan dedengkot pengusaha Sulsel. Mulai dari Sekjen DPD REI Raymond Arfandi, Ketua DPD REI Sudarman, hingga jajaran senior REI seperti Idris Manggabarani, Yusran Paris, Arif Mone, Sadiq, dan Rusdin Abdullah. Kehadiran nama-nama besar ini menegaskan bahwa ajang ini lebih dari sekadar urusan smash dan forehand di atas lapangan kaca.
Bukan Sekadar Olahraga, Ini Pemantik Ekonomi Lokal
Dalam kacamata ekonomi, event ini menjadi katalisator positif. Ketua Panitia Padel REI Merdeka 2026, H. Badris Salam, memaparkan bahwa turnamen ini didesain sebagai wadah konsolidasi antar-anggota REI dan mitra bisnis, sekaligus mesin penggerak ekonomi Makassar.
"Turnamen ini merupakan wadah penting untuk mempererat silaturahmi. Namun lebih jauh dari itu, kami ingin ini menjadi pemantik pertumbuhan ekonomi lokal di Makassar. Ada efek domino yang tercipta dari pergerakan ratusan peserta dan penonton selama event berlangsung," ungkap H. Badris Salam kepada awak media.
Tingginya antusiasme terlihat dari jumlah pendaftar. Sebanyak 250 pasang peserta dari berbagai kalangan siap berjibaku memeras keringat selama tiga hari penuh, mulai 21 hingga 23 Agustus 2026. Mereka akan bertarung sengit dalam enam kategori pertandingan yang telah disiapkan panitia.
Apresiasi Wali Kota: REI Bangun Ruang Interaksi Positif
Langkah taktis DPD REI Sulsel ini memantik apresiasi tinggi dari Wali Kota Munafri Arifuddin. Orang nomor satu di Makassar ini menilai, REI telah membuktikan bahwa kiprah mereka tidak hanya moncer di sektor semen dan batu bata (properti), melainkan juga piawai merawat ruang interaksi sosial masyarakat.
"Ini inisiatif yang luar biasa. Bukan hanya untuk menjaga silaturahmi para pengusaha, tapi juga memberikan kesempatan emas kepada atlet-atlet kita untuk bertanding. Ini memberikan ruang kepada anak-anak muda dan seluruh keluarga besar REI untuk hadir, berbaur, dan bersatu," tegas Munafri.
Wali Kota yang akrab disapa Appi ini juga menyoroti tren olahraga padel yang melesat tajam. Menurutnya, antusiasme warga yang tinggi telah memicu iklim investasi baru, terbukti dengan menjamurnya pembangunan fasilitas lapangan padel modern di berbagai sudut Kota Anging Mammiri.
Aksi Simpatik: Berbagi Senyum dengan Anak Yatim
Gegap gempita turnamen bergengsi ini tak lantas membuat penyelenggara lupa pada akar sosialnya. Di sela-sela panasnya kompetisi dan perebutan hadiah ratusan juta, panitia DPD REI bersama Wali Kota Makassar menyelipkan satu agenda yang menggetarkan hati.
Mereka menyalurkan paket santunan berupa uang tunai dan sembako kepada puluhan anak yatim yang sengaja diundang ke arena pembukaan. Sebuah aksi kepedulian yang membuktikan bahwa di balik raket padel yang diayunkan, terdapat kepedulian sosial yang terus disemai oleh para pengusaha properti di Makassar.
Kini, selama tiga hari ke depan, Kawasan CPI tak hanya akan disibukkan oleh deru ombak Pantai Losari, tetapi juga gema pantulan bola padel dari para peserta yang memburu gengsi dan takhta juara Padel REI Merdeka 2026. Siapakah yang akan membawa pulang porsi terbesar dari Rp150 juta? Kita tunggu hasilnya!

