Dikawal 'Naga' Properti & Bawa 255 Suara, H. Badris Salam Resmi Daftar Ketua REI Sulsel
Makassar — Langkah politik H. Badris Salam (HBS) menuju kursi Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan (Sulsel) tampaknya semakin sulit dibendung. Senin (28/9/2026), pengembang senior ini tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban administratif pengembalian formulir pendaftaran. Ia datang unjuk kekuatan secara elegan; membawa 'gerbong' dukungan yang diisi oleh deretan 'naga' properti, tokoh lintas sektor, hingga 255 suara mayoritas mutlak.
Bermula dari titik kumpul di Sekretariat HBS, Jalan Boulevard, rombongan raksasa ini bergerak menuju Kantor DPD REI Sulsel di Jalan Nikel, Makassar. Momen ini sekaligus bertransformasi menjadi panggung konsolidasi akbar yang menegaskan kuatnya akar legitimasi pencalonan HBS menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XV.
'Show of Force' Tokoh Senior dan Lintas Sektor
Jika ada yang meragukan kapasitas HBS sebagai figur pemersatu, daftar tokoh yang mengawalnya hari ini adalah jawaban telak. Sederet mantan Ketua DPD REI Sulsel dan figur senior rela turun gunung untuk mengawal langsung langkah sang calon.
Sebut saja nama-nama besar seperti Jamaluddin Jafar, Jamaluddin Ahmad, Saldy Mansyur, Andi Yusran Paris (pengusaha properti sekaligus Ketua ISMI Sulsel), hingga H. Amirullah Nur Saenong (pengusaha konstruksi yang juga menjabat Ketua DPD Gapeksindo Sulsel).
Tidak berhenti di lingkaran eksklusif patron properti, gerbong HBS juga diperkuat suntikan moral dari komunitas otomotif dan kepemudaan. Tampak hadir membaur bersama ratusan pendukung dari berbagai daerah adalah Ketua Pengprov IOF Sulsel, Adi Rasyid Ali, dan Sekjen JKOC, Randy.
"Hari ini, saya merasa sangat terhormat karena tidak berjalan sendiri. Kehadiran jajaran mantan Ketua DPD REI Sulsel dan tokoh senior adalah simbol restu, bimbingan, sekaligus amanah besar bagi saya untuk menjaga marwah organisasi ini," tutur HBS mengapresiasi dukungan yang mengalir kepadanya.
Berbekal 255 Mandat Menuju "Rumah Bersama"
Secara matematis, HBS datang dengan amunisi penuh. Tim pemenangannya secara resmi menyodorkan bukti dukungan tertulis dari 255 voter (pemilik suara). Mengingat total anggota aktif yang berhak menyalurkan suara pada Musda REI Sulsel berkisar di angka 388 voter, jumlah ini mengukuhkan posisi HBS sebagai kandidat dengan pijakan elektoral mayoritas absolut.
Bagi HBS, dukungan ratusan suara ini bukan sekadar alat untuk unjuk gigi, melainkan buah dari konsolidasi panjangnya dalam menawarkan gagasan inklusif. Ia bermimpi menjadikan REI Sulsel sebagai "Rumah Bersama" tanpa adanya sekat kasta pemisah.
"REI Sulsel harus menjadi wadah yang inklusif, tempat di mana pengembang besar maupun pengembang daerah bisa tumbuh bersama," tegasnya. Menurut Badris, perbedaan latar belakang, skala bisnis, maupun bentang wilayah kerja tidak seharusnya memecah belah solidaritas antar anggota organisasi.
"Dukungan tertulis dari 255 voter yang kami bawa siang ini adalah mandat riil. Kami siap merangkul semua pihak demi kejayaan industri properti di Sulawesi Selatan," tambahnya menggarisbawahi visi "Rumah Bersama" yang ia usung.
Kini, dengan telah dipenuhinya seluruh persyaratan administrasi yang ditetapkan oleh Steering Committee (SC), langkah H. Badris Salam tinggal menunggu gong pembuktian akhir. Seluruh konsolidasi dan lobi lintas generasi ini akan bermuara pada puncak pelaksanaan Musda XV DPD REI Sulsel yang dijadwalkan bergulir pada 7 Oktober 2026 di Hotel Claro Makassar.

