Maju Ketua REI Sulsel! Haji Badris Bawa Misi Raksasa: Sukseskan 3 Juta Rumah & Bawa Developer Lokal Naik Kelas
Di balik layar eskalasi tersebut, ada tangan dingin dan perjuangan senyap seorang CEO Bumi Pundi Karsa Holding Company, Haji Badris Salam (HBS).
Bagi Badris, membangun relasi dengan tokoh-tokoh raksasa nasional maupun konglomerat sekelas Aksa Mahmud, bukanlah ajang untuk membesarkan perut perusahaannya sendiri. Jejaring elite itu ia manfaatkan dengan ikhlas sebagai jembatan untuk mengangkat nama DPD Real Estat Indonesia (REI) Sulsel secara kelembagaan ke level pusat.
Kini, demi memformalkan perjuangan tulusnya mengangkat derajat para developer daerah, Haji Badris Salam memantapkan langkah maju sebagai calon Ketua DPD REI Sulsel periode 2026–2029.
"Harapan kita adalah bagaimana organisasi ini sama-sama tumbuh, bersatu, dan solid. Kita ingin REI Sulsel menjadi organisasi yang besar, bermartabat, dan suaranya didengar di tingkat nasional," tegas Badris Salam di Makassar.
Mewakafkan Diri Lewat 4 Fondasi Utama
Langkah HBS menuju kursi Ketua REI Sulsel didasari oleh niat untuk 'mewakafkan diri'. Ia sadar, untuk bersaing di level nasional, pengembang Sulsel harus menanggalkan ego sektoral. Ia pun menawarkan empat fondasi kepemimpinan yang utuh:
SOLID: Memperkuat resiliensi organisasi. Tidak boleh lagi ada faksi atau "dua kubu" pasca-Musda.
INKLUSIF: Merangkul tanpa kasta. Pengembang raksasa hingga developer kelas menengah ke bawah harus maju bersama.
BERNURANI: Memastikan setiap jengkal perumahan yang dibangun membawa dampak sosial positif bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
SEJAHTERA: Menjadikan properti sebagai lokomotif utama pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Garda Terdepan Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo
Visi nasional Badris langsung diwujudkan lewat kesiapannya mengawal mega-proyek pemerintah pusat. Ia menempatkan REI Sulsel sebagai mitra strategis nomor satu untuk menyukseskan Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden terpilih Prabowo Subianto.
"Kalau nanti dipercaya menjadi ketua, tentu kita akan mendorong seluruh pengembang di Sulsel agar bersama-sama menjadi garda terdepan mendukung program pemerintah ini. Target pembangunan perumahan nasional harus sukses, dan Sulsel harus ambil porsi besar di sana," kata Badris optimis.
Ia juga menyoroti iklim persaingan usaha. Dengan bijak, tokoh yang merintis karir dari bawah ini mengajak seluruh anggota REI untuk membuang rasa sentimen terhadap lahirnya pengembang-pengembang baru.
"Tidak masalah ada persaingan. Rezeki kita sudah ditentukan oleh Allah. Yang penting kita sama-sama berusaha, bersinergi, dan yakin bahwa setiap orang memiliki porsi rezekinya masing-masing," tuturnya dengan nada teduh.
Mengurai Benang Kusut Perizinan Daerah
Di sisi teknis, Badris sangat memahami bahwa hambatan terbesar para pengembang daerah untuk "naik kelas" adalah birokrasi perizinan dan ketersediaan lahan.
Namun, alih-alih menyalahkan pemerintah, ia memilih jalan kolaborasi. Menurutnya, percepatan proses Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) hingga penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) hanya bisa dicapai jika hubungan asosiasi dan pemerintah daerah (Pemda) harmonis.
"Kalau mengenai perizinan, saya rasa tidak ada kendala selama hubungan dengan pemerintah dijaga dengan baik dan kita tertib aturan. Begitu juga dengan perbankan. Kalau akses ke bank lancar, cara perolehan lahannya beres, saya yakin seluruh anggota REI Sulsel bisa berkembang pesat dan bersaing di level nasional," jelasnya.
Musda: Titik Balik Persatuan, Bukan Perpecahan
Menutup narasinya, Haji Badris Salam mengingatkan bahwa Musda XV REI Sulsel bukan sekadar ajang perebutan stempel kekuasaan. Ini adalah momentum titik balik bagi para developer Sulsel untuk mengikat kembali tali persaudaraan.
"Harapan kita, organisasi ini berjalan dengan aman dan tenang. Persaudaraan harus tetap dijaga. Kita harus punya komitmen bersama untuk membesarkan REI Sulawesi Selatan," tutup HBS.
Perjuangan tulus Haji Badris Salam selama ini telah membukakan mata banyak pihak. Publik kini menanti, akankah visi raksasa Sang Pengusaha Pejuang ini secara resmi mendapat mandat untuk membawa REI Sulsel "terbang tinggi" di kancah nasional pada Musda Oktober mendatang? Kita saksikan bersama.

%20-%20Copy.png)