HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

 


Sidak SKPK, Bupati Bireuen Gedor Disiplin ASN dan Kejar Potensi Bocornya PAD Parkir


Bireuen - Genderang penegakan kedisiplinan dan optimalisasi pendapatan daerah resmi ditabuh oleh Bupati Bireuen, Mukhlis, melalui inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), Senin (14/9). Didampingi Wakil Bupati Razuardi beserta Inspektur Kabupaten dan Kepala BKPSDM, manuver taktis ini dieksekusi untuk menguliti langsung kinerja aparatur sekaligus menyisir potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditengarai belum tergarap maksimal.

Titik Berat Sidak Pemkab Bireuen

  • Ultimatum Disiplin Aparatur: Kehadiran ASN tidak boleh lagi sekadar formalitas isi daftar hadir. Budaya kerja diwajibkan berorientasi langsung pada percepatan dan peningkatan mutu layanan publik harian.

  • Kejar Setoran Retribusi Parkir: Saat menyambangi ruang rapat Dinas Perhubungan (Dishub), tata kelola lahan parkir mendapat sorotan tajam. Pemkab menuntut transparansi dan penataan ulang untuk menutup celah kebocoran, memastikan ceruk PAD dari sektor ini terserap optimal.

  • Inspeksi Aset Dinas: Sidak berlanjut ke Kantor Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominsa). Rombongan mendapati fakta lapangan berupa fasilitas gedung yang memprihatinkan, mulai dari atap rawan bocor saat hujan hingga plafon retak.

Plotting Anggaran Rehab Infrastruktur 2027

Kondisi infrastruktur perkantoran yang tak layak dinilai menjadi salah satu biang kerok lesunya etos kerja aparatur. Merespons kerusakan di gedung Diskominsa, Mukhlis langsung menginstruksikan langkah intervensi strategis:

  • Mengunci alokasi anggaran khusus untuk rehabilitasi total atap dan plafon Kantor Diskominsa pada postur APBD Tahun Anggaran 2027.

  • Menjadikan perbaikan fasilitas fisik sebagai pemicu terciptanya lingkungan kerja yang aman dan nyaman, sehingga akselerasi pelayanan masyarakat tak lagi terhambat kendala teknis.

Mukhlis mengingatkan bahwa kemandirian fiskal dan birokrasi yang lincah hanya bisa diraih melalui eksekusi serius di lapangan. Menggenjot kedisiplinan ASN tanpa kompromi dan menata ulang mesin pengeruk PAD merupakan harga mati. Sinergi lintas sektor dari level pimpinan hingga staf pelaksana di Kabupaten Bireuen kini dituntut berlari cepat, demi memastikan setiap perak potensi pendapatan daerah berputar kembali menjadi wujud nyata pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.