Sinyal Kuat Musda REI Sulsel! Sekjen DPP sebut Restu untuk Badris Salam Sudah Komplit
MAKASSAR – Peta persaingan menuju kursi kepemimpinan DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029 kian mengkristal. Langkah H. Badris Salam untuk menahkodai asosiasi pengembang properti paling berpengaruh di Indonesia Timur ini makin tak terbendung usai mengunci restu mutlak dari dua elite senior organisasi tersebut.
Dukungan terbuka disuarakan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP REI, Raymond Ardan Arfandy, di hadapan ratusan pengembang dan simpatisan yang memadati Ruang Pinisi 1, Hotel Claro, Makassar, Rabu (9/9/2026) pagi.
Hadir berdampingan dengan tokoh senior properti Sulsel, Andi Idris Manggabarani, Raymond menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan garansi politik internal untuk mengawal suksesi kepemimpinan di tubuh DPD REI Sulsel.
Muruah Organisasi dan Matangnya Regenerasi
Sebagai mantan Ketua DPD REI Sulsel, Raymond membaca dinamika Musda kali ini dari kacamata kalkulasi organisasi yang matang. Menurutnya, REI Sulsel memiliki rekam jejak sebagai salah satu pengurus daerah yang paling solid dan memiliki taring geopolitik ekonomi yang kuat di tingkat nasional.
Maka dari itu, menjaga ritme dan prestasi organisasi di ranah pembangunan perumahan rakyat membutuhkan figur yang tak sekadar populer, tetapi juga teruji secara konsistensi.
“Saya dan Pak Idris (Manggabarani) adalah mentor buat H. Badris. Sepenuhnya saya akan dukung H. Badris. Menjaga muruah REI Sulsel ini tidak mudah, tapi jiwa kita yang paling utama adalah konsistensi. Saya yakin Haji Badris bisa melalui tantangan itu. Selama tiga tahun ke depan, beliau bisa membawa REI Sulsel jauh lebih solid dan kompak,” tegas Raymond saat memberikan sambutan.
Simbol Estafet Kepemimpinan 'Satu Komando'
Sinyal menguatnya konsensus internal ini kian jelas ketika Raymond merefleksikan kembali perjalanan karir organisasinya. Ia menyebut bahwa tradisi politik kepemimpinan di REI Sulsel selalu berlandaskan asas penghormatan terhadap senioritas dan pengaderan yang berjenjang.
Kehadiran sosok Andi Idris Manggabarani di panggung deklarasi Badris Salam menjadi indikator kunci bahwa simpul-simpul kekuatan lama dan baru telah menyatu.
"Saya masuk REI karena ada Pak Andi Idris Manggabarani, dan saya maju Ketua REI Sulsel dulu juga atas restu beliau. Hari ini, melihat kehadiran Pak Idris bersama kita, restu untuk maju sebagai Ketua REI Sulsel saya rasa sudah sangat komplit untuk H. Badris," pukas Raymond.
Dengan tuntasnya restu dari pilar-pilar utama organisasi, eskalasi dukungan menuju hari penentuan Musda DPD REI Sulsel diproyeksikan akan makin solid mengarah pada kemenangan tunggal Badris Salam.

